Survey Identifikasi Lahan

K egiatan survey identifikasi lahan merupakan agenda kunjungan lapang yang dilakukan oleh petugas pertanian untuk mengidentifikasi lahan sec...

Crop Circle Hanya Lelucon Bikinan Manusia

Pola sirkuler misterius itu terbentuk secara misterius di Dusun Jogomangsan, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY. Berbagai spekulasi berseliweran soal penyebab crop circle itu. Ada yang menduga itu diakibatkan oleh puting beliung, saluran udara tegangan ekstra tinggi atau Sutet, bahkan dikaitkan dengan UFO.

Pertanyaan soal apakah penyebab crop circle terkait dengan makhluk ekstraterresterial pernah dilayangkan kepada Badan Antariksa AS, NASA. Apa jawaban NASA?
"Crop circle dibuat oleh manusia sebagai lelucon," jawab ilmuwan senior NASA, David Morrison seperti diberitakan laman astrobiology.nasa.gov.

Kata Morrison, itu adalah pertanyaan yang mudah dijawab.
"Karena pelaku aslinya telah mengaku dan menunjukkan bagaimana mereka melakukannya," tambah dia.

Sementara, seperti diberitakan situs Bizarrebytes.com, sekitar 80 persen formasi crop circlesecara ilmiah terbukti adalah buatan manusia atau hanya kabar bohong (hoax).

Sementara 20 persennya belum diketahui penyebab pastinya -- apakah kerjaan alien, konspirasi pemerintah, atau karena faktor cuaca.

Hal senada diungkap oleh Astronom Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin. Ia mengatakan tak mungkin crop circle disebabkan UFO.

Sebab,"UFO secara sains tidak ada. Tidak ada bukti ilmiah keberadaan UFO. Tidak mungkin crop circle disebabkan UFO karena UFO tidak ada," kata profesor riset itu, Senin 24 Januari 2011.

Fenomena yang sama di banyak negara, tambah Thomas, membuktikan bahwa crop circle adalah rekayasa buatan. "Tujuannya macam-macam, ada karya seni, komersial, dan lain-lain."

Meski kelihatannya pola yang dihasilkan rumit dan susah, nyatanya banyak orang yang membuat itu. "Ada trik-trik tertentu untuk membuat lingkaran, atau garis tertentu."

Tak hanya berhenti sampai disitu, menurut situs cropcircles.net semua crop circle yang ada sampai tahun 1992 dibuat oleh dua pria tua yang sederhana, yang bernama Doug dan Dave. Cerita D&D berkaitan dengan Departemen Pertahanan Inggris, bekerjasama antara lain dengan CIA.

Pusat dari pengungkapan penipuan ini adalah diperlukannya suatu alat untuk meratakan tanaman ke tanah, yang menyebabkan patahnya batang tanaman.

Dalam bentuk-bentuk crop circle yang asli batang-batang tanaman tidak dipatahkan melainkan dibengkokkan, biasanya kurang lebih setinggi satu inci dari tanah pada titik pertama batang tanaman di mana daun tumbuh.

Tanaman-tanaman tersebut telah menerima hembusan panas yang suhunya sangat tinggi dalam waktu singkat yang melemaskan batang-batang tanaman dan membuatnya jatuh ke tanah dengan sudut tepat 90 derajat, di mana mereka mengeras kembali pada posisi mereka yang baru dan sangat permanen tanpa merusak tanaman-tanaman tersebut. (ar/vs/ok)

Sumber : http://www.suaramedia.com

“Perjalanan Butir Goela”

Goela Rasanja Manies, Namoen Ada Djoega Jang Diboeang...Sepahnja.

Netter GoelaGoela.Blogspot.com pasti tahu bahwa sebuah tujuan memerlukan “proses”, ibaratnya butir Goela, mulai dari menanam tebu, tebang, angkut dan masuk dalam pabrik gula, digiling untuk menjadi bahan gula, ini memerlukan banyak pihak yang terlibat didalamnya, mulai dari petani tebu, kuli tebang, spekulan gula dan tidak lupa pegawai maskapai pabrik gula. Semua proses panjang inilah sampai pada akhirnya menjadi gula yang manis rasanya dilidah…namun jangan lupa…ada hal yang terongkok dan tak berguna dan mungkin saja hanya berakhir ditempat pembakaran sampah alias dibuang..."Sepah"…atau mungkin ada yang mau merasakan “Sepah” ?

Hal yang bersifat provokatif, reaktif atau agresif itu perlu ditanggapi dengan bijak, sesuai dengan filosofi “Goela”.
GoelaGoela.Blogspot.com mencoba untuk memberikan “isi” yang lebih seimbang, melatih jiwa pemikiran kita agar lebih bijak menanggapi suatu hal baru yang diterima sebagai informasi.

“Goela” adalah tujuan akhir dan “Proses” merupakan jalan dari pencapaian tujuan yang memerlukan pencernaan alam pikiran kita, perasaan dan daya nalar, yakni kebijaksanaan serta “Sepah” sebagai konotasi sebuah efek samping dari sebuah pencapaian tujuan.
Kebijaksanaan dalam berpikir dan bertindak merupakan “mata” untuk melihat bahwa tiada hal yang tak berguna didunia ini, tak terkecuali sebuah kebusukan proses.

Achier Tahoen Jang Sanget Soekatjita

Ini achier tahoen sanget berkesan boeat saia, ja ini achier tahoen sanget melampaoei apa jang saia harapken daripada seboeah kerdja jang sesoeai. Ini hari saia seperti djoeragan besar, dengen tiap hari bikin stensiel goelden sendiri.

Tjoema ini hari djoega ada serdadoe jang koerang beroentoeng dengen nasipnja, ja mereka hanja sambat...ini sanget kesian...